
Cerita masih berlanjut di kediaman Jef, Hari itu saya bertemu dengan couchsurfer lainnya, Kelly, seorang gadis korea yang tengah berkuliah di Amerika Serikat, lagi-lagi saya belajar tentang banyak hal baru. We talked a lot about so many things. Saat tiga orang gadis muda berusia 20 tahun-an bertemu maka hal yang paling mungkin kita bicarakan adalah tentang pria. Malam itu kami berjalan-jalan ke dua benua saat kami tenggelam dalam perbincangan menarik mengenai pernikahan, para lelaki asia, budaya korea, Indonesia, dan Eropa pada umumnya.
Saya sering mendengar bahwa wanita memang selalu berada dalam tingkatan yang lebih rendah dari pria dalam kebanyakan komunitas. Kelly banyak mengkritisi tentang hal tersebut, betapa menjadi pria bisa membuka lebih banyak kesempatan untuk berkembang dan wanita tidak memiliki pilihan sebanyak pria. I'd say that i was agree with her.
If i were a boy, my life would've been easier in so many ways ...
She is a very interesting girl, some kind of feminist but in her own way. I could feel that she wanted to be a super girl but then she was afraid of the society around her. Mungkin perempuan yang seusia kami memang sedang masanya untuk mempertanyakan dan mengkritisi tentang banyak hal.
Saat ini kita sering mendengar banyak aktivis feminis berteriak tentang ketidak adilan gender, tentang betapa inginnya mereka diperlakukan seperti hal nya pria. Saya pribadi tidak selalu setuju dengan para feminis tersebut. Pria dan wanita memiliki tempatnya masing-masing di dunia ini. We, women, just could never be same as men! Banyak wanita berteriak emansipasi saat menyangkut profesi, pria bisa menjadi ahli komputer maka wanita pun bisa. Namun begitu wanita berada di bus dan pria yang duduk maka wanita tersebut akan mengumpat dalam hati dan berkata seharusnya pria mengalah.
Kami bercerita tentang para lelaki Indonesia yang pastinya akan lebih memilih wanita untuk tinggal di rumah dan mengurus anak dan para suami bekerja. Saat ini sangatlah mungkin untuk wanita bekerja namun saat posisi mereka lebih tinggi dari suami, gaji lebih besar maka hal tersebut akan memancing masalah dalam rumah tangga. seperti banyak nasehat yang diberikan para ibu indonesia kepada anak-anak perempuannya, and please correct me if i'm wrong.
Uang suami adalah uang istri dan uang istri adalah uang istri.
Kelly mulai bercerita tentang tradisi negaranya, dia bilang bahwa wanita Indonesia begitu beruntung dengan opsi tinggal di rumah dan mengurus anak karena di Korea dan di Jepang, para pria menuntut untuk dilayani sebagai suami, istri lah yang mengurus anak namun mereka juga harus bekerja mencari uang. Wanita dituntut untuk menjadi super women! Dia bercerita tentang betapa ibu nya adalah seorang wanita yang pintar dan apabila bukan karena pernikahannya maka ibu nya akan mendapatkan posisi dan pekerjaan yang jauh lebih baik dari sekarang. Ibu Kelly merupakan seorang guru dan mengajar di sekolah umum di kota yang sama dengan kantor ayahnya.
Mari kita berandai-andai, Suami kita mendapat peluang bekerja di luar negeri,tentu saja dia akan dengan mudahnya mengambil kesempatan tersebut dan membawa istrinya untuk pergi bersamanya. Tidak peduli apapun yang istrinya harus korban kan di negara asalnya dan most of the time, sang istri pun mengalah. Namun apabila hal tersebut terjadi pada sang istri dan dia meminta suaminya untuk ikut bersamanya, most of the time sang istri lah yang juga harus mengalah untuk mencari win win solution.
Hal itu lah yang membuat Kelly berpikir bahwa there was something wrong in our society! Tapi akhirnya ketika saya mempertanyakan hal yang sama kepada nya, maka dia pun hanya bisa menjawab bahwa i'd choose the same thing, saya akan mengalah!
I see my mom and i'm afraid, i'm afraid of being like her! just giving up her chance to get a better job and serving my dad and the family.
Is she happy?
Yes, and that's why i am afraid!
Bisous
Icha
2 comments:
Memang keadaan perbedaan gender kerap terjadi, tp skrg sih dah banyak cowo yg terbuka dan mensupport karir istrinya. Yah apalagi pria produk skrg alias brownis hehe.. Satu hal kita jg hrs bangga jd wanita, being a mom, hamil, ngurus anak dan suami.. Yah kadang spt itu muncul sendiri sbg naluri seorang wanita. Makanya ibunya Kelly happy. Begitu, mungkin :) blum ngalamin hihi..
Ada yg kelewat, lagi yah komennya. Yg pasti harus dilakukan sbg wanita adalah, hrs tetap mandiri terutama secara financial. Kita ga tau hdp kita kedpn kan. Banyak yg bisa dilakuin dr yg kita punya.. Selain membahagiakan diri sendiri jg bisa berbagi dg yg lain. Jadii.. Cha blajar yg rajin yah biar bisa mandiri, dan cari suami jgn yg pelit hihi..
Post a Comment