Friday, October 2, 2009

à la prochaine!


In Brussels

I Have found out that there ain't no surer way to find whether you like people or hate them than to travel with them.
- Mark Twain -


Tanggal 30 Agustus tepatnya pukul 9.30, pesawat kuwait airlines membawa kanthy, teman seperjalanan saya selama dua bulan terakhir kembali meuju Indonesia, her home, back to her family. Dua bulan bukanlah waktu yang cukup lama untuk bisa salig mengenal dan mengerti, tapi dau bulan penuh perjalanan dan cerita baik dan buruk menjadikan dua bulan yang penuh dengan quality time.


In Paris After Hours Of Waiting On a Highway Gas Station

Saat pertama mengajak Kanthy untuk ikut dengan ekspedisi nekat saya, dalam hati saya takut, takut akan kegagalan yang mungkin akan terjadi, apabila saya gagal dan hal buruk terjadi hanya pada saya, then it would be fine, tapi apabila kegagalan saya berdampak pada orang lain maka saya tidak akan pernah memaafkan diri saya sendiri. Luckily we both were fine, we made it!!! Dengan keberadaan Kanthy perjalanan saya menjadi jauh lebih menyenangkan. She completes our travel!

Pesawat yang begitu pagi membuat kanthy tidak memiliki banyak pilihan untuk transportasi menuju bandara, akhirnya kami menghubungi beberapa teman yang tinggal tidak jauh dari Geneva dan bahkan di Geneva sendiri untuk dapat menampung Kanthy tgl 29 Agustus untuk pergi menuju bandara tanggal 30 dini hari. Lagi-lagi keberuntungan masih terang menyinari kami. One of my very old friends from middle school yang tinggal di Geneva dapat menampung kami dan mengantar hingga ke bandara keesokan harinya. We both were so blessed to have her, Andini.

Andini mengajak kami berbuka puasa di Perwakilan tetap republik Indonesia untuk PBB di Geneva. Kami menikmati dengan lahapnya makanan lezat khas indonesia setelah beberapa hari hanya dapat menikmati couscous dan moutard. Sungguh mengagetkan melihat ada begitu banyak komunitas orang-orang indonesia di Jenewa dan saya sangat jarang berpapasan dengan mereka di jalan. Saat itu ada sekitar seratus orang berada di PTRI menikmati soto bandung buatan Tante Sri, ibunda Andini.

Keesokan harinya, it's time to say good bye to Kanthy, i am sure that she came back to Indonesia with a smile after all that she's been through. I am glad that i finally had her as a travel companion instead of traveling alone. Beberapa minggu pertama mungkin sungguh berat karena saya tidak pernah betul-betul kenal Kanthy sebelumnya dan saya yakin dia pun merasakan hal yang sama. We both are leo and we both have strong characters so it wasn't easy for both of us to get along, but hey we made it!

Semua kenangan dua bulan bersama muncul di kepala saya, Saat pertama kali akhirnya bertemu di Lyon setelah hampir satu tahun di Perancis, menghabiskan fête de la musique bersama dengan kawan-kawan saya, menikmati musim panas di Annecy dan tertawa bersama setelah satu hari penuh dengan drama, runutan peristiwa yang begitu panjang dan tak akan pernah terlupakan.


In Annecy, Night Photo Session

Thank you and sorry for the last two months that we've spent together. Hope you'll make your way in Indonesia and i'm sure that we'll meet again next year when i get back home ...

Bisous
Icha

0 comments: