Monday, December 28, 2009

finding myself

Masih ingatkah pertanyaan wajib orang-orang saat umur kita sekitar 6 atau 7 tahun?

kalo udah besar mau jadi apa?

Tiba-tiba sekarang di usia saya yang sudah mencapai 22 tahun, pertanyaan itu muncul lagi, bukan dari orang lain tapi dari diri sendiri, aneh memang, wajarnya kan umur segini sudah tahu orientasi dirinya mau kemana.

Dari dulu, saya tidak mau menjadi pekerja kantoran, saya tidak mau menjadi orang yang pergi kerja jam 8 pagi dan pulang jam 5 sore di Jakarta. Saya pun tidak mau menjadi PNS dengan seragam warna coklat aneh yang senantiasa saya lihat berlalu lalang.

Saat saya berusia 7 tahun, jawaban saya akan cita-cita selalu berubah tergantung dengan mood saya pada saat itu, saya pernah ingin menjadi dokter anak, wartawan, dokter hewan, hingga akhirnya cita-cita ingin menjadi seorang diplomatlah yang membuat saya masuk jurusan sastra perancis, loh kok malah sastra perancis? hahaha alasan wajar, karena saya tidak diterima masuk jurusan hubungan internasional di salah satu universitas ternama Indonesia, akhirnya saya memutuskan untuk belajar bahasa yang katanya merupakan bahasa diplomasi.

Merujuk pada mimpi-mimpi masa kecil saya membuat saya membayangkan apa yang sebenarnya ingin saya lakukan, karena saya benar-benar bingung, saya ingin melanjutkan kuliah, tetap tinggal di perancis atau pulang ke indonesia, banyak hal yang menjadi pemikiran saya. Satu hal yang pasti, saya tidak punya rumah, maka dimanapun saya berada akan selalu sama, dan saya adalah seorang yang cukup mandiri dan yakin bahwa kehidupan saya hanyalah saya yang bisa mengaturnya, tentu saja akhirnya keputusan dari Allah lah yang menjawab apakah rencana saya berjalan sesuai dengan rencana atau tidak, yang pasti hasil terakhirnya selalu merupakan hasil terbaik bagi saya.

Beberapa minggu belakangan ini, saya selalu sibuk dengan pemikiran kesepian tidak ada pendamping, malu rasanya mengakui bahwa ternyata kesepian bisa juga melanda saya, hingga akhirnya saya bertemu dengan gadis ini, seorang gadis yang seusia dengan saya yang tengah kebingungan dengan hidupnya, tapi dia memiliki keterbatasan mimpi melihat kondisi dia yang sudah dikelilingi orang-orang yang mengasihinya apa adanya dia. Saya pun bergerak, saya sudah melihat dunia, paling tidak saya sudah melihat lebih banyak hal dari pada dia dan saya masih tidak tahu apa yang saya inginkan? keterlaluan namanya!

Maka saya membuat list, beberapa list yang mungkin akan membantu saya menjawab semua pertanyaan dalam hidup saya, melihat beberapa contoh dari pertemuan-pertemuan dengan para sahabat yang merubah hidup saya, i am getting there... saya mulai melihat apa yang sebenarnya saya inginkan.

Merujuk pada masa lalu, pada pertanyaan

Icha cita-citanya apa kalau sudah besar?

Saya sekarang sudah besar, seorang icha yang dipercaya sudah bisa mengurus dirinya sendiri, seorang icha yang dipercaya sudah dapat hidup untuk dirinya sendiri, tapi saya belum bisa juga menjawab pertanyaan itu, but as i said.. i am getting there!

Apapun jadinya saya nanti, yang jelas saya ingin menjadi orang yang berguna, saya ingin melihat dunia, an endless traveler.

Icha

a girl in a shell

Life is started from a dream, but what my dream is? what am i really looking for in my life? i only have a lil bit more time here in france, i could stay longer, if i really want it, as an au pair but that's a big no no, this family is really great but then i don't want to stuck as au pair the whole life.

Just months ago i met this girl, a 19-years-old girl from germany who just finished her high school, she was an au pair in Geneva and she already had all the year ahead with all the plan of traveling. She was staying for 4 months in Geneva as au pair after, christmas in Germany, 2 months after christmas she'll stay in new zealand then traveling for 6 months in south america before actually continuing her study in the university.

Others girls that i'll tell you about are my best friends, about my age as well, 21 and 22 years old. Two adorable girls, Both have already done their university degree and they are planning to continue their master degree, but before that they wanted to travel around first, to see the world, they worked their ass very hard to fulfill that, work as much as they could possibly do, one in united states and other in france, in their homeland. Once they get the money they will go to South America for 6 moths.

I was so jealous of them all, I envy them all, The german girl, she is only 19 but she already knows where to go, she takes a year to actually know what she wants to study in university, learning languages, seeing the world, i am sure that she'll make a wise decision. Others girls, they also now what do do, they already have their bachelor degree and the don't want to stop learning, they travel and they want to see the world as well. I am feeling like a girl that still in the middle of the road, i am traveling, of course i am seeing the world, but i didn't know what i really wanted to do in my life, i couldn't see myself anywhere in the future!

Then i met this girl, she is 21 years old, She has her family, friends, and a lovely boyfriend around her who always take care of her and love her as she is. She is now asking herself what she really wants to do in her life, what kind of work that she really wants to do, bref, all the questions that we could probably ask in that age, the age where we want to start living on our own. her case is a bit different from others, she stays in her comfort zone, she wants to learn english but she doesn't want to go to english speaking country, not even for a week-end if it is not a holiday with her friends or family, the people that she already knows. She doesn't want to meet the people that i suggested that could probably help her with her english, she said that wouldn't be enough, she wants to speak fluently!

she is living just in France which is like 2 hours from england, her family is there, if something bad happen they will always be there, but still, despite of all that facts, she doesn't dare to take any chance!

Then i am feeling so lucky, because at least even i am still really confuse with my future but i know that i have achieved something. at least i see the world, even if i hadn't traveled that much but i always love to meet new people and i always love to take any chance that i could possibly take.

During my journey, i have met lots of people, but of course i mostly met people that are curious about others and open minded people, then i met her. It opens my eyes that those kind of people exist as well, and it's not like i don't like them, on the contrary, i envy them, they have their comfort zone and they don't mind about being in their shell, they are happy with it!

I found it just such a pity that they don't use the opportunity that they actually have, see people like me that are craving for the chance that they have, but i didn't realize that as long as they are happy with their life, nothing else doesn't really matter.

We don't have to go around the world to pursue happiness...

We don't have to get a high education level to be succeed...

We don't have to speak 5 languages to be the happiest person in the world...

People are made to be different...

Me... i envy my best friends when i saw them planning their travel, their studies, their life, i envy the 19 years-old-girl when i saw her bright eyes telling me her plans, her dreams which i am sure that she'll get that, seeing how positive she is, but i also envy the girl in her shell, the one that doesn't want to go out from her comfort zone, because she is happy for what she has, and she feels enough.

What do i want to do in my life? what do i want to achieve? i'll have to start making list, i'll find it out! sooner or later,,, i'll find my place in the society!

catching my dream, i'll be like the 19 years-old-girl and my best friends, plus i'll be as happy as the girl in her shell.

icha

Monday, December 14, 2009

city lights

Lumiere, Lights, Cahaya...

Plus claire la lumiere, plus sombre l'obscurité
il est impossible d'apprécier correctement la lumiere sans connaitre le tenebre
-Jean-Paul Sartre-

Semakin terang cahaya, maka semakin gelap kesuraman
mustahil bisa benar-benar menghargai cahaya tanpa mengetahui suram

Here are some pictures of the city lights of some cities where i have been...

Enjoy...



Paris, December 2008


Paris, Midnight December 2008


Paris, July 2009


Verona, August 2009


Zürich, November 2009



Geneve, October 2009


Geneve, September 2009


Lyon, December 2009

Bisous!
Icha

Sunday, December 13, 2009

more pictures

Annecy, kota yang saya tinggali beberapa bulan yang lalu menjadi salah satu kota favorit saya di Perancis, keindahan danau dan pegunungannya menarik perhatian banyak orang. Bagi saya kota ini menjadi saksi mata pengalaman pertama saya bertahan di negara Perancis. Kota yang sudah menjadi seperti kampung halaman saya di Eropa ini.

Beberapa bulan yang lalu sebelum memulai perjalanan "gila" saya bersama Kanthy, kami memutuskan untuk melakukan semacam photo session di jalanan Annecy, maka kami memutuskan menjadikan malam musim panas yang indah di jalanan kota nan sepi menjadi latar photo-photo kami.

Berikut beberapa photo yang kami ambil malam itu ...










and here are the artists...



Bisous!
Icha

good night my someone


Saya tahu lagu ini dari serial televisi, Ally Mc.beal, saat itu juga lagu ini jadi theme song favorit saya, somehow it gives hope..

True love can be whispered from heart to heart
When lovers are parted they say
But I must depend on a wish and a star
As long as my heart doesn't know who you are.
















Berikut lirik lengkapnya ...

Goodnight, my someone,
Goodnight, my love,
Sleep tight, my someone,
Sleep tight, my love,
Our star is shining it's brightest light
For goodnight, my love, for goodnight.
Sweet dreams be yours, dear,
If dreams there be
Sweet dreams to carry you close to me.
I wish they may and I wish they might
Now goodnight, my someone, goodnight
True love can be whispered from heart to heart
When lovers are parted they say
But I must depend on a wish and a star
As long as my heart doesn't know who you are.
Sweet dreams be yours dear,
If dreams there be
Sweet dreams to carry you close to me.
I wish they may and I wish they might
Now goodnight, my someone, goodnight.
Goodnight,
Goodnight.

Kristin Chenoweth

Bisous
Icha

Friday, December 11, 2009

some pictures

Lagi suka meng edit photo... padahal sebenernya photo-photo biasa yang dieditnya juga biasa banget, cuman ditambahin sephia atau warna yang lebih gelap, tapi suka banget hehehe, so let me just share sedikit kenarcisan saya di blog ini :D

Hope you wouldn't mind ...


Venesia


me in Venice


on my way to Paris


i was stuck in the middle of highway


héhéhé


As i said before, hope you wouldn't mind ... :p

Bisous
Icha

somebody to love


Somehow i just think that this song sings about my situation now,  and i do think that this picture of mine represents this song *lol, anyway, it's just me who is kind of addicted to this song :D

Somebody to Love 
by : Leighton Meester

Paris, France to Michigan
London town and through Berlin
I can’t believe this place I’m in
Everywhere and back again
Porcelain and China dolls
Give me one and I’ve seen them all
Got my back against the wall
Wonder where I’ll be tomorrow?

But wait, now how long could this take?
It’s hard to find a man,
When you’re gone before he wakes.
They say it’s hard to achieve
But can’t a girl believe?

(Chorus)
Is there somebody who still believes in love?
I know you’re out there
There’s got to be somebody
I search around the world
But I can’t seem to find
Somebody to love

(Robin Thicke)
Baby girl, there you at
Looking at me like a putty cat
Wondering where that thing is at
Wondering where your ring is at
Nobody ever did it quite like this
Nobody ever did it quite like you
Do your hair, I bought you shoes
We can hit the town like superstars do
You fall in love? Then let me show you love
Give me the key to your heart
I can give you what you want
When you’re waiting for love
And you’re lookin’ for someone
I’mma turn this gossip girl into a woman

[Chorus x2]

Je t’adore, Je t’adore (I love you, I love you)
Make a move, do the thing
Turn around, strike a pose
Je t’adore, Je t’adore (I love you, I love you)
Make a move, do the thing
Turn around, strike a pose
Ooh, I like it
Ooh, I need it
Ooh, I want it
Hey Hey

I know it’s hard to achieve
But can’t a girl believe?

[Chorus x2]

(You say hello, I say goodbye) x2
Somebody to love

BISOUS

Wednesday, December 9, 2009

la fête des lumières


La fête des lumières, festival cahaya dalam bahasa Indonesia merupakan perayaan religius katolik yang dirayakan oleh para Lyonais, penduduk kota Lyon, kota terbesar ke dua di Perancis, setipa tanggal 8 Desember, pada tanggal tersebut Les Lyonais meletakkan lilin di jendela rumah mereka sebagai tanda terima kasih kepada Marie (Maryam) yang telah menyelamatkan kota dari wabah penyakit berabad-abad yang lalu.


Perayaan religius ini telah berubah menjadi perayaan komersial besar-besaran yang menarik banyak turis untuk mengunjungi Lyon, kota pusat gastronomi di perancis, tahun 2008 fête des lumières menarik tidak kurang dari 4 juta turis. Perayaan sekarang lebih difokuskan pada akhir minggu. Tahun ini saya berkesempatan untuk mengunjungi Lyon kembali dan menikmati langsung festival cahaya.

Perayaan ini sebesar dan seindah yang saya bayangkan.Lyon dipenuhi oleh banyak cahaya lampu dan animasi menarik yang diproyeksikan di tembok-tembok bangunan tua nan gagah di jalanan kota, it was awesome! Pada tanggal 5 sampai dengan 7 Desember 2009, saya kembali merepotkan seorang sahabat lama bernama Sébastien, seorang breton yang juga sempat berlibur bersama saya dan beberapa teman ke Pays-basques, musim panas kemarin. Saya dan teman-teman saya berjumlah 5 orang berangkat menuu Lyon dengan perasaan riang gembira dan kami dijemput oleh Sébastien dan Roberto, salah satu sahabat perjalanan kami di Pays-basques yang berasam dari Panama.


Saya, Alexandra (perancis), Heather (Kanada), Marina (Jerman), Lukas (Brazil) tiba di appartemen sébastien dengan perasaan excited karena sepanjang perjalanan kami bisa melihat betapa ramai dan semaraknya Lyon dengan berbagai cahaya dan animasi menarik. Sekali lagi Lyon mempesona saya, week-end yang sangat internasional dengan banyak obrolan mengenai berbagai negara tempat teman-teman baru saya berasal.

hors de sujet ...

D'ailleurs, j'ai laissé mon coeur à Lyon, mais pas pour sa fête des lumières ni ses jolis batiments, ,mais c'est pour un amour impossible que je pourrais jamais dire..


Bisous
Icha

Tuesday, December 1, 2009

Vendange



Kebun anggur


Bakal calon red wine


Berangkat untuk memetik anggur, semua keluarga naik traktor

Wine, minuman beralkohol dengan bahan dasar buah anggur ini merupakan minuman tradisional perancis, wine sudah menjadi bagian dari budaya yang melekat kuat di negara ini, seperti halnya bir di belgia dan jerman. Saya pernah mendapat kehormatan untuk mengikuti vendange atau pemetikan buah anggur untuk akhirnya diolah menjadi wine secara tradisional di sebuah desa bernama Les Marches, Saat itu seluruh anggota keluarga berkumpul bersama teman-teman terdekat untuk memetik anggur dan memasukkannya ke dalam sebuah tong raksasa untuk akhirnya diinjak oleh anak-anak terlebih dahulu dan orang dewasa kemudian. Konon, di Bordeaux, kota yang terkenal sebagai penghasil wine nomor satu di Perancis ini, kegiatan menginjak anggur menjadi "jualan" yang cukup laris, mereka bilang ini merupakan salah satu terapis untuk relaksasi atau juga spa dan harga yang harus dibayar untuk kegiatan ini katanya juga cukup mahal.


Anak-anak menginjak-injak anggur terlebih dahulu

Para lelaki mengolah anggur dan para wanita memasak dibantu oleh anak-anak muda, setelah masakan siap disajikan kami semua berkumpul di ruangan besar untuk menikmati makan malam bersama, menu malam itu adalah Choucroute, makanan khas alsace yang biasa dinikmati dengan anggur putih, kali ini anggur putih khas savoie hasil olahan kebun anggur keluarga ini tahun lalu.


Lantai dansa bernuansa "rumah"

Selesai makan malam semua keluarga berbincang dan berdansa di ruangan yang sudah disiapkan sebelumnya, acara keluarga yang sangat menarik dan sudah menjadi tradisi yang hampir punah di Perancis sana, kehangatan keluarga digantikan oleh bisnis wine besar-besaran yang menuntut lebih banyak hasil, sehingga tenaga manusia mulai diganti mesin.

Bisous!
Icha

pays de savoie

Sudah lebih dari satu tahun saya berada di Perancis namun saya hanya bercerita sedikit mengenai negara yang yang sudah menjadi impian saya sejak dulu, negara yang terkenal dengan menara eiffel nya, yang berdiri angkuh ditengah kota Paris. Banyak orang bertanya dimana tempat saya tinggal tepatnya di negara ini, dan banyak orang pula tidak punya ide sama sekali tentang kota/region tempat saya tinggal walau sudah saya coba jelaskan, maka di sini saya akan coba jelaskan lebih mendetail mengenai region/area yang sudah "mengadopsi" saya.

Perancis merupakan negara yang besar dan memiliki banyak keaneka ragaman budaya dan geografis, seperti hal nya Indonesia. Perancis memiliki 25 region, dengan 4 region berada di luar tanah perancis itu sendiri (DOM dan TOM). Setiap region memiliki ciri khas masing-masing, rata-rata orang mengeneralisasikan dalam dua bagian, perancis selatan dan utara. Utara terkenal dengan orang-orangnya yang cenderung lebih dingin (tidak begitu ramah) dan juga iklim yang tidak begitu bersahabat, sedangkan selatan terkenal dengan orang-orangnya yang ramah dan merupakan daerah yang cukup sering mendapat sinar matahari. As all people, do, i love sun!! Tapi jangan salah, utara perancis juga memiliki keindahan yang menarik dan bahkan apabila kita sudah kenal orang-orangnya lebih dalam, maka kita akan bisa melihat bahwa keramahan perancis selatan lebih cenderung artifisial. Seperti quote dalam film bienvenue chez les ch'tis (totally recommended!)


Saat kita datang ke utara, kita menangis dua kali: saat kita tiba dan saat kita harus pergi kembali

Les Deux Savoies

Saya sendiri jatuh di region Rhone-alpes yang berada di tenggara perancis, sekitar 8 bulan pertama saya tinggal di Annecy dan saya jatuh cinta dengan region yang penuh dengan pegunungan ini hingga akhirnya memutuskan untuk pindah kota namun tetap berada dalam region (bahkan departement) yang sama. Haute-Savoie, itulah nama departement yang mengadopsi saya, terletak tidak jauh dari swiss dan itali, serta berada di antara pegunungan alpen, membuat departement ini menjadi salah satu tujuan wisata yang cukup terkemuka, saat musim panas kita bisa menikmati danau dan indahnya pengunungan saat semua bunga bermekaran sementara musim dingin kita dimanjakan dengan begitu banyaknya salju. Pecinta olah raga seperti climbing dan hiking akan merasa sangat dimanjakan di region ini.

Les deux savoie.. ada dua departements yang entah kenapa menjadi sangat unik karena semua bisa melihat kemiripan departement ini, penuh dengan pegunungan dan tentu saja sama-sama savoie, namun banyak orang asli merasa berbeda satu sama lain, mereka bilang, savoie dan haute-savoie seperti coutoure dan haute-coutoure, dan tentu saja itu adalah orang-orang haute-savoie yang mengatakannya. Karena di daerah itu banyak terdapat para keluarga kaya raya dan kedekatan geografisnya dengan swiss membuat departement ini agak "spesial" dengan biaya hidup yang juga cukup mahal.

Les Savoyards dan Les Haute-savoyards, begitulah nama penduduk asli sini, ada banyak hal yang menarik untuk disimak di departement pegunungan ini. Mulai dari makanan khas hingga tradisi lokal. Ils disent qu'ils sont les montagnards, mereka bilang mereka adalah orang-orang gunung, ada banyak alpinis dan tentu saja para pemain ski nasional perancis berasal dari sini, hal yang tidak aneh karena mereka sudah mulai belajar ski sejak usia 3 tahun.

Kegiatan yang bisa dilakukan di Savoie dan Haute-savoie :

Musim panas

Via ferrata di tebing dekat Lac du Bourget

Via ferrata bisa menjadi alternatif menarik bagi pecinta ketinggian namun tidak terlalu ingin mengeluarkan tenaga untuk capek ber climbing.

Suasana di danau Annecy saat musim panas

Berenang atau bahkan hanya berendam di danau yang berada di departements ini, Danau Annecy (danau terbersih di eropa), danau Bourget (danau terbesar di Perancis), dan danau Leman yang merupakan danau yang berada di dua teritori negara, Perancis dan Swiss, juga merupakan danau terbesar di eropa.

Musim Dingin


Jalan-jalan dengan raquettes


Jalur Ski

Ski, snowboarding, dan raquettes merupakan olah raga musim dingin yang banyak diminati, ski lebih banyak memiliki tingkat kesulitan dibandingkan dengan raquettes yang "hanya" seperti berjalan di gunung salju dengan sepatu khusus saja. Haute-savoie dan savoie memiliki beberapa stasiun ski yang terkenal di dunia, seperti Chamonix (desa terdekat dengan mont blanc di perancis), Morzine, le revard, val d'isere, La clusaz dsb.

Untuk pemula, saya rekomendasikan stasiun ski dekat dengan kota Annecy, yang bernama Semnoz, bisa menjadi alternatif murah dan mudah, karena tingakt kesulitan jalur ski yang tidak begitu sulit, ada banyak jalur untuk pemula dan juga harga penyewaan alat-alat yang tidak terlalu mahal dibandingkan dengan stasiun ski lainnya.

Makanan khas lokal



Fondue savoyard

fondue, racquelette, tartifflette, tiga jenis makanan yang paling sering saya dengar semenjak kedatangan saya di sini, berbahan dasar sama dengan jenis dan cara pengolahan yang berbeda : KEJU.

Keju Khas lokal
Reblochon, comté, dan Tomes

Reblochon, Tomes, Beaufort, dan Comté, keju khas les pays de savoies, 4 keju tersebut merupakan jenis yang cukup sering saya nikmati disetiap akhir makan malam ataupun makan siang, tidak heran badan saya jadi membesar 8 kilogram sejak kedatangan saya di negara ini. Namun, di luar keempat jenis keju tersebut masih banyak jenis keju lainnya yang berbahan dasar susu sapi, kambing dan domba. Perancis sendiri terkenal memiliki tidak kurang dari 350 jenis keju dari setiap region.

Charcuterie

Charcuterie

Entah apa terjemahan yang tepat untuk kata dalam bahasa perancis ini, perbabian? mungkin itu akan menjadi kata yang paling tepat. Babi menjadi alimentasi paling penting di sini, ada banyak jenis sosis matang, seperti diot de savoie, maupun mentah yang sudah diasinkan yang menjadi ciri khas mereka. Saya pribadi paling tidak tahan dengan bau sosis babi mentah, padahal banyak orang sini yang suka.

Mereka menjelaskan alasan mengapa babi menjadi alimentasi penting, karena di pegunungan ada banyak orang yang tidak bisa berbuat banyak hal saat musim dingin karena kondisi cuaca yang terlalu dingin dan bersalju, dan babi menjadi alternatif yang murah dan berguna karena semua bagian dari babi bisa dijadikan makanan, mulai dari daging hingga darah. Darah babi yang dimasak dan dimasukkan kedalam usus babi yang sudah dibersihkan hingga akhirnya siap santap bernama boudin. Saat mendengar cerita ini, Pierre, kakek tempat keluarga dimana saya tinggal bilang, lihat muka si icha, kayak takut banget! it's true though, i shouldn't have been that scared. Itu hal yang sangat kultural, sama seperti mereka akan merasa seram begitu kita bilang di indonesia kita makan torpedo kambing, bukan? (lepas dari fakta bahwa kambing tidak haram)

Wine dan Gnôle

Kebun anggur di Les Marches, sebuah desa kecil di Savoie

Wine, minuman beralkohol dengan bahan dasar buah anggur ini merupakan minuman tradisional perancis, wine sudah menjadi bagian dari budaya yang melekat kuat di negara ini, seperti halnya bir di belgia dan jerman. Wine dari savoie merupakan jenis wine yang cukup terkenal meski tentu saja tidak sepopuler Bordeaux.

Selain wine, minuman beralkohol lain yang cukup populer di savoie dan haute-savoie adalah gnôle, minuman berkadar alkohol cukup tinggi ini merupakan sejenis liquer yang terbuat dari berbagai jenis tumbuhan gunung, mulai dari cemara hingga genepi, gnôle hanya bisa ditemukan di daerah ini, kadar alkohol yang terdapat didalamnya sekitar 50% dan mereka berdalih itu sebagai minuman khas daerah pegunungan di kala musim dingin untuk menghangatkan tubuh. Ada sebuah ritme yang cukup populer di sini

Qui boit la gnôle, casse la bagnole

Barang siapa minum gnôle, menabrak mobil (bagnole)

Tidak akan pernah habis saya menulis mengenai Savoie dan Haute-savoie, dua departements yang telah "mengadopsi" saya. Saya senang dan sangat bangga bisa menjadi bagian dari mereka. Les savoyards et Les Haute Savoiyards. Je suis bien tombée ici et vous adore!

Bisous
Icha