Sudah lebih dari satu tahun saya berada di Perancis namun saya hanya bercerita sedikit mengenai negara yang yang sudah menjadi impian saya sejak dulu, negara yang terkenal dengan menara eiffel nya, yang berdiri angkuh ditengah kota Paris. Banyak orang bertanya dimana tempat saya tinggal tepatnya di negara ini, dan banyak orang pula tidak punya ide sama sekali tentang kota/region tempat saya tinggal walau sudah saya coba jelaskan, maka di sini saya akan coba jelaskan lebih mendetail mengenai region/area yang sudah "mengadopsi" saya.
Perancis merupakan negara yang besar dan memiliki banyak keaneka ragaman budaya dan geografis, seperti hal nya Indonesia. Perancis memiliki 25 region, dengan 4 region berada di luar tanah perancis itu sendiri (DOM dan TOM). Setiap region memiliki ciri khas masing-masing, rata-rata orang mengeneralisasikan dalam dua bagian, perancis selatan dan utara. Utara terkenal dengan orang-orangnya yang cenderung lebih dingin (tidak begitu ramah) dan juga iklim yang tidak begitu bersahabat, sedangkan selatan terkenal dengan orang-orangnya yang ramah dan merupakan daerah yang cukup sering mendapat sinar matahari. As all people, do, i love sun!! Tapi jangan salah, utara perancis juga memiliki keindahan yang menarik dan bahkan apabila kita sudah kenal orang-orangnya lebih dalam, maka kita akan bisa melihat bahwa keramahan perancis selatan lebih cenderung artifisial. Seperti quote dalam film bienvenue chez les ch'tis (totally recommended!)
Saat kita datang ke utara, kita menangis dua kali: saat kita tiba dan saat kita harus pergi kembali
Les Deux Savoies
Saya sendiri jatuh di region Rhone-alpes yang berada di tenggara perancis, sekitar 8 bulan pertama saya tinggal di Annecy dan saya jatuh cinta dengan region yang penuh dengan pegunungan ini hingga akhirnya memutuskan untuk pindah kota namun tetap berada dalam region (bahkan departement) yang sama. Haute-Savoie, itulah nama departement yang mengadopsi saya, terletak tidak jauh dari swiss dan itali, serta berada di antara pegunungan alpen, membuat departement ini menjadi salah satu tujuan wisata yang cukup terkemuka, saat musim panas kita bisa menikmati danau dan indahnya pengunungan saat semua bunga bermekaran sementara musim dingin kita dimanjakan dengan begitu banyaknya salju. Pecinta olah raga seperti climbing dan hiking akan merasa sangat dimanjakan di region ini.
Les deux savoie.. ada dua departements yang entah kenapa menjadi sangat unik karena semua bisa melihat kemiripan departement ini, penuh dengan pegunungan dan tentu saja sama-sama savoie, namun banyak orang asli merasa berbeda satu sama lain, mereka bilang, savoie dan haute-savoie seperti coutoure dan haute-coutoure, dan tentu saja itu adalah orang-orang haute-savoie yang mengatakannya. Karena di daerah itu banyak terdapat para keluarga kaya raya dan kedekatan geografisnya dengan swiss membuat departement ini agak "spesial" dengan biaya hidup yang juga cukup mahal.
Les Savoyards dan Les Haute-savoyards, begitulah nama penduduk asli sini, ada banyak hal yang menarik untuk disimak di departement pegunungan ini. Mulai dari makanan khas hingga tradisi lokal. Ils disent qu'ils sont les montagnards, mereka bilang mereka adalah orang-orang gunung, ada banyak alpinis dan tentu saja para pemain ski nasional perancis berasal dari sini, hal yang tidak aneh karena mereka sudah mulai belajar ski sejak usia 3 tahun.
Kegiatan yang bisa dilakukan di Savoie dan Haute-savoie :
Musim panas
Via ferrata di tebing dekat Lac du Bourget
Via ferrata bisa menjadi alternatif menarik bagi pecinta ketinggian namun tidak terlalu ingin mengeluarkan tenaga untuk capek ber climbing.
Suasana di danau Annecy saat musim panas
Berenang atau bahkan hanya berendam di danau yang berada di departements ini, Danau Annecy (danau terbersih di eropa), danau Bourget (danau terbesar di Perancis), dan danau Leman yang merupakan danau yang berada di dua teritori negara, Perancis dan Swiss, juga merupakan danau terbesar di eropa.
Musim Dingin
Jalan-jalan dengan raquettes
Jalur Ski
Ski, snowboarding, dan raquettes merupakan olah raga musim dingin yang banyak diminati, ski lebih banyak memiliki tingkat kesulitan dibandingkan dengan raquettes yang "hanya" seperti berjalan di gunung salju dengan sepatu khusus saja. Haute-savoie dan savoie memiliki beberapa stasiun ski yang terkenal di dunia, seperti Chamonix (desa terdekat dengan mont blanc di perancis), Morzine, le revard, val d'isere, La clusaz dsb.
Untuk pemula, saya rekomendasikan stasiun ski dekat dengan kota Annecy, yang bernama Semnoz, bisa menjadi alternatif murah dan mudah, karena tingakt kesulitan jalur ski yang tidak begitu sulit, ada banyak jalur untuk pemula dan juga harga penyewaan alat-alat yang tidak terlalu mahal dibandingkan dengan stasiun ski lainnya.
Makanan khas lokal
Fondue savoyard
fondue, racquelette, tartifflette, tiga jenis makanan yang paling sering saya dengar semenjak kedatangan saya di sini, berbahan dasar sama dengan jenis dan cara pengolahan yang berbeda : KEJU.
Keju Khas lokal
Reblochon, comté, dan Tomes
Reblochon, Tomes, Beaufort, dan Comté, keju khas les pays de savoies, 4 keju tersebut merupakan jenis yang cukup sering saya nikmati disetiap akhir makan malam ataupun makan siang, tidak heran badan saya jadi membesar 8 kilogram sejak kedatangan saya di negara ini. Namun, di luar keempat jenis keju tersebut masih banyak jenis keju lainnya yang berbahan dasar susu sapi, kambing dan domba. Perancis sendiri terkenal memiliki tidak kurang dari 350 jenis keju dari setiap region.
Charcuterie
Charcuterie
Entah apa terjemahan yang tepat untuk kata dalam bahasa perancis ini, perbabian? mungkin itu akan menjadi kata yang paling tepat. Babi menjadi alimentasi paling penting di sini, ada banyak jenis sosis matang, seperti diot de savoie, maupun mentah yang sudah diasinkan yang menjadi ciri khas mereka. Saya pribadi paling tidak tahan dengan bau sosis babi mentah, padahal banyak orang sini yang suka.
Mereka menjelaskan alasan mengapa babi menjadi alimentasi penting, karena di pegunungan ada banyak orang yang tidak bisa berbuat banyak hal saat musim dingin karena kondisi cuaca yang terlalu dingin dan bersalju, dan babi menjadi alternatif yang murah dan berguna karena semua bagian dari babi bisa dijadikan makanan, mulai dari daging hingga darah. Darah babi yang dimasak dan dimasukkan kedalam usus babi yang sudah dibersihkan hingga akhirnya siap santap bernama boudin. Saat mendengar cerita ini, Pierre, kakek tempat keluarga dimana saya tinggal bilang, lihat muka si icha, kayak takut banget! it's true though, i shouldn't have been that scared. Itu hal yang sangat kultural, sama seperti mereka akan merasa seram begitu kita bilang di indonesia kita makan torpedo kambing, bukan? (lepas dari fakta bahwa kambing tidak haram)
Wine dan Gnôle
Kebun anggur di Les Marches, sebuah desa kecil di Savoie
Wine, minuman beralkohol dengan bahan dasar buah anggur ini merupakan minuman tradisional perancis, wine sudah menjadi bagian dari budaya yang melekat kuat di negara ini, seperti halnya bir di belgia dan jerman. Wine dari savoie merupakan jenis wine yang cukup terkenal meski tentu saja tidak sepopuler Bordeaux.
Selain wine, minuman beralkohol lain yang cukup populer di savoie dan haute-savoie adalah gnôle, minuman berkadar alkohol cukup tinggi ini merupakan sejenis liquer yang terbuat dari berbagai jenis tumbuhan gunung, mulai dari cemara hingga genepi, gnôle hanya bisa ditemukan di daerah ini, kadar alkohol yang terdapat didalamnya sekitar 50% dan mereka berdalih itu sebagai minuman khas daerah pegunungan di kala musim dingin untuk menghangatkan tubuh. Ada sebuah ritme yang cukup populer di sini
Qui boit la gnôle, casse la bagnole
Barang siapa minum gnôle, menabrak mobil (bagnole)
Tidak akan pernah habis saya menulis mengenai Savoie dan Haute-savoie, dua departements yang telah "mengadopsi" saya. Saya senang dan sangat bangga bisa menjadi bagian dari mereka. Les savoyards et Les Haute Savoiyards. Je suis bien tombée ici et vous adore!
Bisous
Icha