Wednesday, August 24, 2011

Winter to Summer

Akhirnya berhasil juga saya menggapai satu dari sekian banyak mimpi, menulis buku yang bisa dibaca oleh semua orang. Impian itu tercapai atas kepercayaan yang diberikan oleh Stiletto Book, penerbit buku khusus untuk perempuan yang berbasis di Jogjakarta.Buku yang proses penulisannya bisa dibilang cukup singkat itu akhirnya rampung pada bulan Juli 2011. Proses yang mengajarkan saya banyak hal dan membuka mata saya akan dunia penulisan dan penerbitan buku. Proses yang singkat juga dikarenakan observasi dan data penulisan sudah ada sejak lama jadi saat jari sudah harus menari diatas keyboard sudah tidak banyak yang harus dibayangkan lagi.

Buku
novel romantis ini berkisah tentang seorang mahasiswi bernama Kirana yang menemukan banyak hal baru ketika dia harus berkuliah di Eropa sana, disebuah kota internasional bernama Jenewa. Banyak yang menyamakan karakter Kirana ini dengan karakter saya karena memang ada banyak persamaan diantara kami berdua. Diantaranya adalah perjalanan ke Eropa dan terutama pertemuan cinta dengan seorang Barat.

Bagaimanapun
juga, Winter to Summer tetap merupakan sebuah kisah fiksi, yang banyak mengambil inspirasi dari kejadian yang pernah dialami oleh penulis dan juga teman-teman yang ada disekelilingnya. Buku ini mencoba untuk bercerita tentang sebuah hal klise yang bernama perbedaan dan bagaimana seorang Kirana memandang perbedaan tersebut setelah hidup di Eropa selama enam bulan.

Seperti apa yang pernah teman saya bilang dalam resensinya tentang Winter to Summer ; Sesungguhnya dalam buku ini, kisah yang sebenarnya baru dimulai saat pembaca baru selesai membaca halaman terakhir ...



So
please enjoy my very first book that is filled with one of my deepest thoughts about the pleasure of being human being ; being different.

Icha

P.S : Setelah membaca bukunya, please jangan lupa komen di fb (icha ayu) atau twitter (@ichayuz) atau bahkan lewat komen post di blog ini! i really want to know the feedback, the positive ones or even the negative :)
Merci beaucoup


11 comments:

Firsty Venny Aulianti said...

Aku suka bgt novelnyaaaa!! Berasa jalan2 keliling eropa gt haha follback yaa @Firstyvenny :D

Maretta A Putri said...

Gak nyesel beli ini buku!! Bagus kak, harusnya lebih panjang ceritanya :( Awalnya aku kira ini cerita nyata, sampe nge- search segala. Bikin lanjutannya dong kak :D

Anonymous said...

FBnya nih email-nya apa??? bnyk banget yang namanya icha ayu... -___- bingung gw.. merci

cHacHacHa said...

ada kok badge FB ya di kanan page blog ini jadi bs langsung klik n add friends aja :)
atau emailnya : ryoner@yahoo.com

eva said...

Wow, websitenya keren. Infonya juga Mantap, saya mau ikut share tentang informasi Desain Grafis, Cara Membuat Cover Buku, Kartu Nama, Brosur dan artikel lainnya.happy blooging.

ambar jamella said...

bagus ceritanya...

Nindy Sulistya said...

Ceritanya seru banget bener-bener menggambarkan keadaan sesungguhnya ketika kejadia itu. Tapi ceritanya gantung banget, really the story just begin exactly when the book end.

nindyasari said...

cover menara eiffel yang buat aku tertarik beli buku ini pertama kali. setelah dibaca, buku ini ringan dan bisa ngebawa aku berasa ikutan jalan-jalan keliling eropa. aku juga sempet mikir kalo ini cerita nyata. kalo ceritanya lebih panjang pati lebih bagus, bisa lebih membawa pembaca lebih berjalan-jalan kelilinhg eropa lebih lama :)

Bulan said...

just finished reading your book Cha.. Bagus.. Hanya saja banyak detail yang diulang-ulang.. Tapi ttp suka kok.. Ceritanya bikin penasaran gmn ahirannya dan ahirannya bikin pengen getok elo.. Hahaha..

Ayo nulis lagi Cha.. :) Semangat yaaaa..

cHacHacHa said...

Makasihh buat semua yang udah baca dan nyempetin buat komen ke sini :)
semakin bersemangat buat nulis lebih banyak dan lebih bagus lagi..
masih harus byk belajar nie.. mohon bimbingannya :D

inouenk said...

baru beli bukunya, dan stelah finishing my reading. i love the story about 11.369 km. between the different of culture, but love is never ending. i like this. terharu dgn kisah cinta rana, dan tekad serta resiko yg diambilnya untuk meraih kebahagiannya. @inouenk